Penemuan pertama kalinya es dan molekul organik pada sebuah asteroid dapat memegang petunjuk tentang asal-usul lautan bumi dan kehidupan 4 milyar tahun yang lalu. Peneliti University of Central Florida mendeteksi lapisan es tipis air dan molekul organik pada permukaan 24 Themis, yang terbesar luas di sebuah keluarga asteroid yang mengorbit antara Mars dan Jupiter. Temuan tak terduga mereka akan dipublikasikan Kamis 29 April di Alam, yang akan melengkapi featuretwo artikel yang dipimpin oleh tim UCF dan oleh tim lain ilmuwan planet.
"What we've found suggests that an asteroid like this one may have hit Earth and brought our planet its water" / "Apa yang telah kami temukan menunjukkan bahwa asteroid seperti ini mungkin telah menghantam Bumi dan membawa air planet kita," kata Profesor Fisika UCF HumbertoCampins, penulis utama studi tersebut. Beberapa teori menyarankan asteroid membawa air ke bumi setelah planet berbentuk kering. Para ilmuwan mengatakan garam dan air yang telah ditemukan di beberapa meteorit mendukung pandangan ini.
Menggunakan Fasilitas Inframerah Telescope NASA di Hawaii, Campins dan tim peneliti mengukur intensitas cahaya matahari 24 Themis berotasi. Perbedaan intensitas pada panjang gelombang yang berbeda membantu peneliti menentukan susunan permukaan asteroid.
Artikel Terkait:
special
- Indonesia Merdeka dari Kita Sendiri
- Melukis Melalui Media Air
- Pemenang Piala Dunia Tahun 1930-2010
- Sejarah Borobudur yang Begitu Dalam
- Siapa yang Berjasa Membangun Taj Mahal ?
- Sistem Index Terbaru Google Caffeine
- Sejarah Nama Bulan dan Urutannya yang Tidak Sesuai
- 10 Kesalahan Ilmu Sains dari Selama Ini
- Peta Dunia
- Wajah Bumi Zaman Dulu Hingga Masa Depan
0 komentar:
Posting Komentar